How can we assist you?
Explore our network of country and industry based websites to access localized information, product offerings, and business services across our group.
Log in to start sending quotation requests for any product.
Don't have an account? Sign Up Here
Log in now to access technical product documents from our product range.
Don't have an account? Sign Up Here
Home All Products Asam Askorbat
|
Origin |
: China |
|
IUPAC Name |
: (2R)-2-[(1S)-1,2-dihidroksietil]-3,4-dihidroksi-2H-furan-5-satu |
|
Cas Number |
: 50-81-7 |
|
HS Code |
: 2936.27.00 |
|
Formula |
: C6H8O6 |
|
Appearance Name |
: White Crystalline Powder |
|
Common Names |
: Vitamin C |
|
Packaging |
: 25kg/carton |
For more detailed information including pricing, customization, and shipping:
Ikhtisar Singkat
Asam askorbat adalah senyawa organik yang terkenal dengan sifat antioksidannya yang kaya. Orang awam menamakannya hanya sebagai vitamin C tetapi pada awalnya disebut sebagai asam L-hexuronic. Penelitian selanjutnya memulai saran untuk mengganti nama asam L-hexuronic dari a- (berarti "tidak") dan scorbutus (kudis), penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Asam ini larut dengan baik dalam air untuk menghasilkan larutan yang agak asam. Sebagai turunan glukosa, banyak hewan yang mampu memproduksinya, namun manusia membutuhkannya sebagai bagian dari nutrisinya. Sayangnya, vertebrata lain yang tidak mampu menghasilkan asam askorbat antara lain primata lain, babi guinea, ikan teleost, kelelawar, dan beberapa burung. Terdapat asam D-askorbat, yang tidak terdapat di alam tetapi dapat disintesis secara buatan. Ia memiliki sifat antioksidan yang identik dengan asam L-askorbat namun memiliki aktivitas vitamin C yang jauh lebih sedikit (walaupun tidak sepenuhnya nol). Fakta ini dianggap sebagai bukti bahwa sifat antioksidan asam askorbat hanyalah sebagian kecil dari aktivitas vitamin efektifnya. Untuk lebih spesifiknya, L-askorbat diketahui berpartisipasi dalam banyak reaksi enzim spesifik yang memerlukan epimer yang tepat (L-askorbat dan bukan D-askorbat).
Proses Pembuatan
Asam askorbat terutama diproduksi melalui proses Reichstein-Grüssner, ditemukan pada tahun 1933 hingga beberapa tahun terakhir. Saat ini, D-sorbital biasanya diubah menjadi asam askorbat melalui asam 2-keto-L-gluonat (SKGA) sebagai zat antara utama melalui proses bio-oksidasi yang melibatkan Gluconobacter oxydans dan beberapa langkah kimia.
Industri Makanan
Asam askorbat dan garam natrium, kalium, dan kalsiumnya biasanya digunakan sebagai bahan tambahan makanan antioksidan. Senyawa ini larut dalam air sehingga tidak dapat melindungi lemak dari oksidasi: Untuk tujuan ini, ester asam askorbat yang larut dalam lemak dengan asam lemak rantai panjang (ascorbyl palmitate atau ascorbyl stearate) dapat digunakan sebagai antioksidan makanan.
Industri Pakan Ternak
Asam askorbat biasanya ditambahkan ke pakan unggas dan ternak untuk meningkatkan sistem kekebalannya. Ini juga biasanya ditambahkan ke dalam makanan mereka untuk melawan tekanan panas, dan sebagai suplemen dalam makanan babi pasca-penyapihan.
Industri Pertanian
Asam askorbat mendorong perkecambahan biji, pertumbuhan tanaman, dan pertumbuhan akar pada stek. Jika larutan asam askorbat atau natrium askorbat disemprotkan pada tanaman seperti selada, seledri, bayam, petunia, dan mawar, tanaman tersebut akan lebih tahan terhadap kerusakan akibat paparan ozon dan kabut asap.
Industri Farmasi
Asam askorbat (vitamin C) digunakan dalam pengobatan untuk menjaga fungsi kekebalan tubuh. Ini juga digunakan dalam pengobatan untuk mengobati penyakit yang disebut penyakit kudis. Bahkan digunakan dalam krim kulit yang digunakan untuk melindungi atau menyembuhkan kulit keriput akibat paparan sinar matahari.
Aplikasi Lainnya
Asam askorbat digunakan sebagai reduktor dalam larutan pengembang fotografi. Dalam teknik berbasis fluoresensi, asam askorbat dapat digunakan sebagai antioksidan untuk meningkatkan sinyal fluoresen dan secara kimia menghambat photobleaching pewarna. Ini juga biasa digunakan untuk menghilangkan noda logam terlarut, seperti besi, dari permukaan kolam renang fiberglass. Dalam pembuatan plastik, asam askorbat dapat digunakan untuk merakit rantai molekul lebih cepat dan dengan lebih sedikit limbah dibandingkan metode sintesis tradisional. Bahkan digunakan untuk meniadakan efek tablet yodium dalam pemurnian air.
How can we assist you?