Makanan Roti

Makanan Roti

मूल
: United States
HS कोड
: 230990
बुनियादी जानकारी
Physical State
: Solid
Appearance / Color
: Light brown powder/crumbles
Odor
: Baked goods
Moisture Content (%)
: <12%
Total Plate Count (TPC)
: <500,000 CFU/g
Yeast & Mould
: <50,000 CFU/g
E. Coli
: <100 CFU/g
Salmonella
: Negative/25g
Shelf Life
: 6 months
Packaging Size
: 50 kg
Packaging Type
: PP woven bag
Storage Conditions
: Cool, dry; pest-free
Halal Certification
: Available on request
Kosher Certification
: Available on request
ISO / HACCP
: Yes
Food Grade / Regulatory Status
: Feed grade
Crude Protein (%, min)
: 10-14%
Crude Fat / Ether Extract (%, max)
: 7-10%
Crude Fiber (%, max)
: 2.5%
Ash Content — Feed (%, max)
: 4.0% max
Antioxidant Treatment
: None or as specified
Species of Origin Declaration
: Mixed bakery by-products
Aflatoxin B1
: <5 ppb
Heavy Metals — Feed (As, Pb, Hg, Cd)
: Compliant
श्रेणियाँ
इस उत्पाद को साझा करें :
क्या आप इस उत्पाद में रुचि रखते हैं?

मूल्य निर्धारण, अनुकूलन और शिपिंग सहित अधिक विस्तृत जानकारी के लिए:

तकनीकी दस्तावेज़
MSDS डाउनलोड करें

Ikhtisar Singkat
Makanan roti adalah produk sampingan dari roti kering. Ini adalah bahan pakan bergizi yang mengandung kombinasi roti, keripik, kerupuk, kue, sereal, dan makanan panggang lainnya yang tidak lagi dimaksudkan untuk konsumsi manusia. Makanan roti kaya akan lemak (7-10%) dan karbohidrat (55-62% DM pati plus gula) dan mungkin juga mengandung kandungan garam yang tinggi. Manfaat menggunakan makanan roti termasuk energi tinggi, nutrisi tinggi, dan sangat enak. Makanan roti umumnya digunakan dalam memberi makan unggas dan babi, juga telah digunakan sebagai alternatif biji-bijian dalam pakan untuk berbagai jenis ternak.
Proses Manufaktur
Dalam menggunakan produk sampingan roti untuk pakan ternak, harus diproses dengan benar sehingga pakan yang aman dapat diperoleh. Masalah seperti masalah kesehatan hewan, kadar air, dan ketersediaan nutrisi harus dipertimbangkan dengan cermat. Dalam proses pembuatannya, makanan roti melewati pemisah untuk membuka kemasan roti, kemudian diparut. Setelah itu, dikeringkan hingga 90% DM untuk penyimpanan yang lebih baik. Ada juga proses lain seperti ensiling, ekstrusi, pelletisasi atau silase produk sampingan roti yang semuanya telah diuji untuk memastikan bahwa bahan pakan yang dihasilkan diawetkan dan disimpan dengan baik.